Jumat, 16 November 2012

Cerita di balik Lukisan Oei Hui Lan


Gadis Ngobrol

Di Hotel Tugu, Malang ada sebuah lukisan yang sangat menarik penghuni dan pengunjung hotel. Lukisan yang terletak di ruangan The Sugar Baron Room hotel ini adalah gambar seorang wanita cantik berambut panjang sedang berdiri di depan cermin. Selain karena tampilannya yang nggak biasa, yang bikin lukisan ini menarik adalah kisah wanita di dalamnya yang ternyata adalah Oei Hui Lan, putri pria terkaya di Asia Tenggara di abad 19, Oei Tiong Ham.

Kisah hidup Oei Hui Lan ini lumayan fenomenal. Dia adalah putri kesayangan dari pengusaha gula ternama asal Semarang, Oei Tiong Ham yang kekayaannya terkenal di seluruh Asia hingga Eropa. Oei Hui Lan yang lahir di tahun 1889 ini sangat pintar. Dia sering mendampingi Ayahnya berdagang ke Cina, Amerika dan Eropa. Oei Hui Lan menikah dengan Wellington Koo, salah satu duta besar Cina dan bergaul akrab dengan keluarga bangsawan Eropa mulai dari Ratu Viktoria hingga Ratu Belgia. Bahkan, fotonya tercatat dalam musem kerajaan di Inggris.

Oei Hui Lan meninggal dunia di tahun 1992 pada usia 93 tahun. Sebelum meninggal, Oei Hui Lan sempat menulis dan menerbitkan buku berjudul No feast last forever yang menceritakan perjalanan hidupnya yang luar biasa ini. Salah satu peninggalan Oei Hui Lan adalah lukisan dirinya yang terdapat di Hotel Tugu, Malang ini. Tidak ada yang tahu siapa pelukisnya, tapi yang jelas penampakan diri Oei Hui Lan di lukisan ini lumayan menyeramkan.

Pasalnya, di lukisan itu terlihat bayangan Oei Hui Lan di cermin dengan rambut terurai panjang hampir mencapai lutut. Tatapan matanya pun menatap tajam sehingga banyak pengunjung yang merasa bahwa Oei Hui Lan terlihat hidup di lukisan itu. Selain tampak hidup, sering terasa aura dingin di sekitar lukisan itu. Beberapa pengunjung pun pernah mengaku didatangi Oei Hui Lan dalam mimpi mereka setelah melihat lukisan itu. Legita - Foto: http://indonesianic.wordpress.com, http://surabaya-metropolis.com

Jaga Kesehatan Otak


Gadis Ngobrol

Otak punya peranan sangat penting untuk kehidupan manusia. Kalau nggak ada otak, organ-organ tubuh yang lain nggak bisa digunakan. Nah, untuk itu kita harus coba perhatikan kesehatan otak sedini mungkin. Gimana ya, caranya?

Tidur cukup
Jangan sering begadang. Kita harus tidur paling tidak delapan jam sehari. Ini untuk mengistirahatkan otak dan organ-organ tubuh yang lain. Walau tidak sepenuhnya istirahat, setidaknya kerja otak berkurang di saat tidur.

Jangan Berpikir Terlalu Keras
Berpikir terlalu keras bisa memicu datangnya stres, bahkan depresi. Apalagi hal yang dipikirkan nggak ada penyelesaian atau ujungnya. Stres bisa melemahkan jaringan otak sehingga nggak berfungsi maksimal. Akibatnya, organ tubuh yang lain mudah terkena penyakit. Untuk itu, bila sudah merasa stres, disarankan untuk berbagi ke orang yang dipercaya alias curhat.

Makan Teratur
Pastinya, otak memerlukan asupan nutrisi yang cukup untuk bekerja. Biasakan sarapan pagi yang tidak terlalu berat untuk memulai aktivitas sehari-hari. Hindari makanan mengandung kadar gula tinggi karena bisa menghalangi penyerapan protein dan nutrisi dalam tubuh kita.

Olahraga Otak
Jangan pernah membiarkan otak nggak berpikir. Coba ajak otak bermain teka-teki atau puzzle. Permainan berpikir ini bisa membuat kita terasah dan mengurangi resiko penumpukan protein jenuh yang merugikan kesehatan otak. Permainan ini juga bisa membuat otak kita berkembang, lho. Ayu – Foto: www.sharpbrains.com, www.naturalnews.com

Misteri Di Balik Manekin La Pascualita


Pernah nggak kita merasa manekin di sebuah toko mirip dengan manusia? Nah, hal ini terjadi di Chihuahua, Meksiko. Sebuah toko bridal menjadi pusat perhatian pengunjung lantaran ada manekin yang serupa dengan manusia. Boneka pajangan ini dijuluki La Pascualita.


Legenda tentang “Si Kecil Pascualita” ini berawal pada 25 Maret 1930. Toko bridal alias pakaian pengantin di Kota Chihuahua tersebut memajang manekin terbaik pada masa itu. Awalnya, banyak orang yang terpana melihat kecantikan boneka bergaun pengantin tersebut. Namun, lama-kelamaan ketika diperhatikan La Pascualita semakin mirip dengan manusia. Manekin ini bahkan mempunyai garis telapak tangan dan kuku. Bahkan mirip dengan pemilik toko, Pascuala Esparza

Kemiripan itu membuat penduduk setempat semakin yakin kalau manekin tersebut dulunya manusia. Mereka percaya boneka yang berusia sekitar 75 tahun tersebut adalah mayat puteri Esparza yang dijadikan mumi. Konon, “Little Pascuala” meninggal di hari pernikahannya akibat gigitan laba-laba hitam beracun. Rasa sayang Esparza terhadap puterinya membuat ia nggak rela melepas kematiannya. Banyak yang percaya tentang keanehan ini. Pasalnya, manekin ini rutin dicek oleh ahli khusus, seupaya kondisi La Pascualita tetap bagus.

Sejumlah penduduk setempat mengaku pernah melihat La Pascualita berkeliaran di tengah malam. Nggak jarang, petugas toko menemukan manekin ini berubah posisi di pagi harinya.. Kabarnya, kita akan langsung mengeluarkan keringat dingin bila bertatapan langsung dengan manekin misterius ini. Setelah itu, kita akan merasa selalu diikuti mata “Si Kecil Pascualita” selama berada di dalam toko. Hiii… Ayu – Foto: www.odditycentral.com

Pelukis Abstrak Termuda di Dunia


Apa yang terbayang, ketika kita melihat anak usia lima tahun? Pastinya, kelucuan dan keluguan mereka, dong. Namun, beda sama anak kecil yang satu ini. Karena sejak usia taman kanak-kanak, ia telah menjadi pelukis abstrak profesional?


Percaya atau tidak, hal tersebut dialami oleh anak usia empat tahun bernama Aelita Andre. Anak lucu yang berasal dari Melbourne, Australia ini bahkan memulai melukis sewaktu usia 11 bulan. Hobinya ini semakin menjadi-jadi ketika umur dua tahun ia mengadakan pameran lukisan pertamanya di kota kelahirannya.

Ternyata keahliannya tersebut dilirik para kritikus seni. Buktinya, ia dijuluki “seniman lukisan abstrak profesional” di usia yang sangat muda. Konon, hasil lukisannya disamakan dengan pelukis ternama Jackson Pollock dan Pablo Picasso. Aelita bahkan akan menggelar pameran lukisan profesional bulan Juni 2012 di Kota New York, Amerika Serikat.

Yang lebih mencengangkan lagi adalah harga lukisan yang dibuat Aelita. Harganya yang paling murah terjual sekitar 47 juta rupiah, sedangkan yang termahal bisa mencapai 1,6 miliar rupiah. Kabarnya, ini melebihi harga karya pelukis profesional dunia lainnya saat ini.

Kini, ia dinobatkan sebagai pelukis abstrak profesional termuda di dunia. Karya-karyanya saat ini tengah dibicarakan di kalangan media internasional. Penasaran pengin lihat lukisan Aelita lainnya? Coba klik di sini!  Ayu – Foto: www.aelitaandreart.com

Jalan Berhantu di Dunia


Setiap hari, kita pasti nggak bisa lepas dari yang namanya jalanan. Mulai dari berangkat sekolah, les, main kerumah teman, hingga jalan bareng pacar, pasti menggunakan fasilitas yang satu ini. Tapi bagaimana ya, bila jalan yang sering kita lalui itu ternyata berhantu? Seperti beberapa jalan berikut ini, yang memang terkenal berhantu di dunia.


N9 - Afrika Selatan
Jalan yang menghubungkan Uniondale dan Willowmore ini memang horor dan berhantu. Konon, penunggu jalan raya ini adalah seorang gadis cantik bernama Marie Charlotte Roux yang tewas pada kecelakaan di tahun 1968. Dalam tragedi tersebut, arwah Marie Charlotte pun jadi bergentayangan dan kerap mengganggu pengendara yang melintasi jalan tersebut.

Menurut kesaksian penduduk setempat, penampakan Marie pertama kali terjadi di tahun 1976. Pada saat itu, Marie menampakan diri sebagai gadis yang membutuhkan tumpangan di hari Jumat Agung. Nah ngerinya, saat diperbolehkan naik, tiba-tiba saja Marie menghilang secara misterius dari kursi mobil belakang. Kejadian horor ini juga terjadi untuk kedua kalinya. Tapi, kejadian kedua ini menimpa seorang pengendara motor. Berdasarkan kesaksian pengendara tersebut, Marie juga menghilang secara tiba-tiba setelah motornya melaju beberapa mil dari tempat ia naik. Hiiiyy!
   
Boy Scout Lane – Amerika Serikat
Percaya nggak percaya, jalan yang berada di Wisconsin ini termasuk dalam deretan jalan berhantu di dunia. Kabarnya, ada beberapa versi kisah horor dari jalan yang melegenda ini. Menurut cerita, sekitar akhir tahun 1950-an atau pada awal 1960-an, kawasan ini pernah dijadikan lokasi ekspedisi para kelompok pramuka. Cerita pertama mengatakan bahwa anak-anak dalam rombongan tersebut dibunuh oleh gurunya dan digantung di pepohonan.

Versi lainnya adalah pada malam hari saat semua pasukan terlelap, seorang anak tak sengaja menjatuhkan lentera dan menyebabkan kebakaran hebat di hutan tersebut. Akibatnya, seluruh pasukan dan guru ikutan tewas dalam kebakaran tersebut. Sejak saat itu, daerah ini pun menjadi angker dan sering dijadikan lokasi investigasi paranormal. Soalnya banyak warga sekitar yang melaporkan merasa diawasi, pernah melihat sosok hantu di pepohonan serta suara langkah kaki yang menginjak ranting kering disekitar jalan itu. Mauito – Foto: Dok.Femina Group, http://www.referenced.co.uk, http://www.virtualtourist.com    

Nisan Kolonel Buck


Gadis Ngobrol

Sebagian besar orang yang tinggal di Maine, New England tahu kisah menyeramkan dari batu nisan milik Kolonel Buck. Pasalnya,  nisan salah satu tokoh lokal itu selalu diliputi berbagai kejadian aneh, termasuk selalu adanya gambar sebelah kaki di atas nisan.

Kolonel Jonathan Buck adalah orang yang terpandang yang hidup di Maine pada sekitar tahun 1700-an. Tapi, si kolonel ini sedikit genit. Jadi, walaupun sudah beristri, dia masih suka merayu cewek lain. Salah satu cewek yang dia taksir adalah pembantunya sendiri bernama Ida Black. Cewek ini pun termakan rayuan mautnya sampai akhirnya dia hamil dan melahirkan seorang bayi laki-laki.

Merasa kesulitan membesarkan anak tersebut sendirian, wanita ini pun meminta pertanggungjawaban dari si kolonel. Kolonel Buck menolak demi menjaga nama baik dan reputasinya. Sayangnya, ceritanya nggak berhenti di situ saja. Karena takut diganggu lagi, Kolonel Buck pun menuduh wanita ini sebagai penyihir. Tentu saja penduduk kota itu jauh lebih percaya kepada seorang tokoh penting daripada pembantu. Akhirnya, wanita yang dituduh sebagai penyihir itu pun dibakar hidup-hidup.

Anak laki-laki wanita itu pun dipaksa melihat waktu ibunya terpanggang. Ketika salah satu kaki ibunya terlepas dilahap api, anak laki-laki itu pun menerebos kerumunan dan mengambil kaki yang belum terbakar itu. Dia pun mengubur satu-satunya bagian tubuh ibunya yang masih tersisa.

Keanehan mulai terjadi ketika si kolonel meninggal. Setelah ia meninggal, di nisannya seperti ada gambar sebelah kaki yang diduga milik penyihir itu. Batu nisan itu pernah sekali dicabut dan dibuang ke laut. Tapi, batu itu selalu kembali ke daratan. Akhirnya, penduduk kota pun memutuskan menghancurkan batu itu dan membuat yang baru. Tapi, beberapa waktu berselang, gambar sebelah kaki itu kembali terpampang di situ. Hiiyy! Marissa - Foto: Chris Grill/Tetra Images/Corbis

Bigfoot, Ada Nggak, Sih?


Gadis Ngobrol

Pernah mendengar Bigfoot? Ia adalah makhluk berbulu kecokelatan dan bertubuh sangat besar.  Sekilas, Bigfoot tampak seperti Orang Utan raksasa. Sejak puluhan tahun lalu, banyak yang mengklaim pernah meilhat Bigfoot. Foto-foto yang katanya merupakan penampakan Bigfoot pun beredar di mana-mana. Namun, belum ada satu pun yang berhasil membuktikan keberadaannya. 

Kisah tentang Bigfoot diperkirakan berasal dari masyarakat Pacific Northwest Utara, benua Amerika. Mereka beranggapan bahwa makhluk dengan tinggi sekitar 2-3 meter dan berat 230 kilogram tersebut tinggal di dalam hutan. Di tahun 1958, nama Bigfoot menjadi terkenal lantaran berita mengenai kematian seorang petugas penebang kayu. Di dekat mayat tersebut terlihat jejak kaki sangat besar, yang diduga kuat merupakan Bigfoot. Walau ada yang bersaksi bahwa itu adalah hoax, namun banyak juga yang yakin akan keberadaannya.

Tak lama setelahnya, perburuan Bigfoot pun dimulai. Semakin banyak pula kabar seputar makhluk yang konon sangat kuat ini. Ada yang mengaku melihat Bigfoot di Hutan sekitar Pacific Northwest serta daerah Amerika lainnya. Ada pula yang melihat penampakan serupa di pegunungan Himalaya. Di samping itu, muncul foto yang sangat terkenal. Yaitu, tahun 1967 oleh Roger Patterson dan Robert  serta foto yang diambil pemburu Rick Jacobs di tahun 2007. Namun, beberapa pengamat tidak meyakini hasil gambar tersebut.

Pendapat di kalangan ilmuan pun terbagi dua. Banyak yang berpendapat bahwa itu hanya cerita rakyat, atau kesalahan mengidentifikasikannya dengan hewan lain. Misalnya, beruang. Tapi ada pula yang sangat tertarik untuk melakukan penelitian dan percaya bahwa Bigfoot benar-benar nyata. Apapun itu, yang pasti pencarian Bigfoot masih berlangsung hingga saat ini. Kira-kita, bakal ketemu nggak, ya? Tisam – Foto: Antonino Barbagallo/Corbis/ClickPhotos